Perseteruan
Antara Nikah dan Mencari Ilmu
Sebuah
kitab yang ditulis oleh seorang ulama’ yang menyandang Nama;
ABDUL
FATTAH ABU GHUDDAH
Beliau
menulis kitab dengan judul yang menggegerkan sekaligus mengagetkan;
العلماء
العزاب الذين آثروا العلم على الزواج
“ Para Ulama’ yang membujang yang lebih
mengutamakan Ilmu daripada menikah “
Mengapa
yang ditinggalkan disini adalah menikah, ada apa sebenarnya dibalik pernikahan
itu, sehingga dari sekian banyaknya para ulama’ tersohor dan mu’tabar harus
meninggalkan pernikahan???
Apakah
lantas maknanya bahwa mereka kerdil pemahamannya tentang sebuah hadist yang
berisi anjuran untuk menikah???
Sehingga
muncul sebuah pertanyaan “ manakah yang akan di utamakan, antara membangun
peradaban melalui ilmu pengetahuan, ketimbang hanya sekedar melampiaskan nafsu,
beranak-pinak tak menentu, dan pemahaman yang dangkal akan Islam ???
Tidak
cukupkah menjadi pelajaran bagi kita, bahwa wanita adalah penyebab dari segala
kelemahan, penyebab dari seorang hamba yang lalai untuk mengingat tuhannya, penyebab
tergeraknya dan membabi butanya hawa nafsu seorang laki- laki, penyebab dari
fakumnya peradaban !!!
Kalau
akan kita tarik jauh kebelakang, dimana tercatat dalam lembaran sejarah, cerita
seorang wanita yang telah memporak porandakkan peradaban…..
Dimana
hawa yang merengek pada adam, sehingga membuat tuhan marah !!!!
Dimana
seorang luth yang di khianati istrinya !!!!
Sehingga
seorang Muhammad-pun yang gagah berani, seorang yang luar biasa, pernah
dikecewakan oleh seorang wanita !!!!
Andaikan
tidak banyak ulama ‘Uzzab yang lebih memilih mengabdikan dirinya untuk ilmu
pengetahuan, maka mana mungkin akan datang kepada kita warisan yang begitu
berharga yakni ilmu pengetahuan itu !!!!
Untuk
menjadi seorang yang besar maka membutuhkan berjam-jam dengan duduk sambil
membaca dan menulis, mengkaji dan memperdalam, mungkinkah akan dapat kita
lakukan semuanya itu, ketika ada seorang perempuan yang merengek manja, dan
anak anak yang menangis !!!
Tidak
ingatkah kita kepada sosok Pamanda Gajah Mada, dengan sumpah palapa-nya, yang
menjadi ‘Azib ( membujang) sampai akhir hidupnya, karena dia memiliki pandangan
bahwa dia tidak dapat menyatukan Bumi Pertiwi- nusantara ini, ketika masih akan
tertarik pada kemulusan paha seorang perempuan !!!!
Al-Imam
Bisyr Al-Hafi berkata :
ذبح
العلم بين أفخاذ النساء
“ ilmu itu disembelih ( mati, tidak ada)
diantara mulusnya paha- paha perempuan “
Semua
ini saya tulis, bukan dengan maksud untuk menafikan secara mutlaq keberadaan
nikah sebagai sebuah Sunnah.
Tapi
saya hanya ingin mengembalikan cita- cita islam, semangat islam, semangat
berpengetahuan dan berperadaban,
Sehingga
dari sinilah kemudian akan terjadi sebuah diskusi yang hingar-bingar, diskusi
yang panas,
Siapa
tahu kita bisa mentaufikkan dan mensinergikan antara seorang makhluk yang manis
dan rupawan itu dengan bangkitnya kembali peradaban islam yang sudah lama
memudar !!!!
Atau
kita sepakati saja bahwa hanya dengan membujang, kita dapat mengguncang kembali
seantero mayapada ini, dengan melahirkan kembali,
Imam
nawawi baru, muhyiddin bin syarof (
yang punya majmu’)
Abdullah
bin abi najih al- makki (
salah satu orang yang tsiqoh yang menjadi guru dari imam as-syu’bah, sufyan
as-tsauri, sufyan ibn uyainah, abdul warist, dll )
Abu abdirrahman
bin yunus bin habibal-bashri, (
gurunya imam sibawaih, al-kisa’I, imam al-farro’)
Syaikhul
islam abu ali- al-ju’fi, (
gurunya amr bin al- alla’, imam al-a’masy dll)
Coba
deh kita renungkan….. mereka semua adalah muhaddist kaliber dunia, kira kira
bagaimana mereka memahami hadist-hadist sunnahnya pernikahan ???
Apakah
kemudian mereka akan kelihatan sangat bodoh seperti itu, hanya gara gara tidak
menikah ??????
Marilah
kawan…. kita rengkuh kira kira apa alasan mereka….
Tidak
akan saya tulis semua disini ulama-ulama yang membujang, karena insya allah
tulisan ini akan berlanjut pada sebuah diskusi………….
Casino de l'Art pour le casino de l'Art de la Société de Casino de
BalasHapusCasino de l'Art de la 화성 출장안마 Société de Casino de l'Art de la Société de 삼척 출장샵 Casino de l'Art 여수 출장샵 de la 여주 출장샵 Société de Casino de l'Art de la Société de Casino de l'Art de la Société 포천 출장마사지 de Casino de